Untuk meramaikan perayaan Bulan Perpustakaan Sekolah yang jatuh pada bulan Oktober, APISI menyelenggarakan seminar kepustakawanan sekolah yang bertajuk “Kolaborasi Sekolah, Perpustakaan, dan Keluarga dalam Pembelajaran di Era Informasi”. Kegiatan ini diselenggarakan pada tanggal 23 Oktober di Jabar Craft Center dan dihadiri oleh 50 peserta dari berbagai latar belakang. Selain pustakawan sekolah, ikut hadir pula guru, mahasiswa,dosen, dan praktisi pendidikan lainnya.
Seminar dibuka oleh Bapak I Wayan Tjatra Ph.D (Kepala SMU Santa Laurensia/Dosen ITB) sebagai keynote speaker. Bapak Wayan menyampaikan bahwa perkembangan media telah mengubah peran dan fungsi perpustakaan sekolah. Menghadapi hal ini, pustakawan sekolah perlu menambah kompetensinya dari hanya sekedar mengelola buku atau sumber informasi.
Pada sesi berikutnya Hanna Latuputty (Pustakawan dan Pakar Literasi Informasi) dan media literasi oleh Shanti Indra Astuti (Pakar Media Literasi / Dosen UNISBA) mendiskusikan mengenai dampak dari perkembangan media
dan teknologi. Ibu Hanna menyampaikan tentang pentingnya satu kemampuan di mana generasi mendatang bisa bertahan dalam hiruk pikuk ini, yaitu literasi informasi. Pada penerapannya, literasi informasi di sekolah membutuhkan kolaborasi yang baik antara guru, pustakawan dan orang tua untuk mendapatkan hasil yang maksimal.
Ibu Shanti sendiri menyampaikan tentang keberadaan media yang diibaratkan sebagai Dewa Janus yang mempunyai dua wajah, baik dan buruk. Beberapa penelitian menyampaikan tentang dampak negatif media, namun media juga mempunyai pengaruh positif dalam pembelajaran. Untuk itu literasi media dikembangkan agar generasi mendatang tidak hanya bisa mengakses media, namun dapat berperan serta dalam komunikasi informasi di dunia mereka yaitu era media.
Diskusi terakhir diisi oleh Ratna Tan (Koordinator PYP Sekolah Pelita Harapan Lippo Cikarang) dan Fidelia Yojani (Guru Sekolah Pelita Harapan Lippo Cikarang). Penyampaian materi sengaja dilakukan dengan berpasangan. Ibu Ratna yang sempat menjadi teacher librarian di Sekolah Pelita Harapan memberi gambaran praktis tentang bagaimana ia melakukan kerjasama dengan guru kelas dalam pengajaran literasi informasi. Ibu Fidelia menyampaikan tentang bagaimana pustakawan sekolah membantu pekerjaannya untuk membantu siswa dalam menyelesaikan permasalahan informasi. Dalam diskusi ini, peserta diajak melakukan praktik kolaborasi antara guru dan pustakawan dalam pengajaran literasi informasi.
Seminar kepustakawanan sekolah merupakan salah satu Program Pengembangan Profesi Pustakawan Sekolah yang diadakan rutin setiap tahun oleh APISI. Kegiatan ini dirancang untuk memberi stimulus tentang isu-isu terbaru dari kepustakawan sekolah. Dengan seminar kepustakawanan sekolah, APISI hendak mengajak pustakawan sekolah untuk tidak hanya berkutat dalam pekerjaan teknis, namun juga terlibat dalam perkembangan wacana dari kepustakawanan sekolah itu sendiri.
(EM)


0 Komentar