Seminar dan Talkshow “PERPUSTAKAAN SEKOLAH: PERKEMBANGAN DAN TANTANGANNYA DI ERA PEMBELAJARAN ABAD 21″

Pemangku jabatan sekolah memegang peranan penting dalam pengembangan perpustakaan sekolah sebagai unit pendukung dalam kegiatan belajar mengajar di sekolah. Peranan mereka penting pula dalam menanamkan paradigma bahwa perpustakaan adalah jantung sekolah yang berfungsi sebagai sumber kehidupan sekolah. Di sisi lain, pustakawan sekolah perlu terus menerus mengembangkan keterampilan dan pengetahuannya akan kepustakawanan sekolah agar mampu berkontribusi dalam pengembangan perpustakaannya.

Atas dasar pemikiran di atas, APISI sebagai lembaga pengembangan profesi pustakawan sekolah di Indonesia bermaksud mengadakan seminar perpustakaan sekolah bekerja sama dengan Sekolah Terpadu Pahoa. Acara ini diharapkan dapat memberi pencerahan bagi para pustakawan, guru, dan kepala sekolah tentang bagaimana pandangan pemangku jabatan sekolah terhadap peran perpustakaan sekolah dalam menunjang kegiatan pembelajaran sekolah, bagaimana perkembangan kepustakawanan sekolah secara nasional maupun internasional serta kesempatan untuk mempelajari sistem pengelolaan perpustakaan dengan menggunakan perangkat lunak SLIMS (Senayan Library Information Management Systems). Adapun seminar ini akan diadakan pada:

Hari/Tanggal:

Sabtu , 15 Maret 2014

Pukul:

08.00 – 17.00 WIB

Tempat:

Sekolah Terpadu PAHOA, Gedung D lantai 4, Jalan Ki Hajar Dewantara No.1 Summarecon Serpong –Tangerang 15810, Banten, Indonesia

Nara Sumber:

  • Keynote Speaker: Sianny Dewi SPd, MM. (Kepala Bagian Pengembangan dan Pendidikan) Sekolah Terpadu PAHOA “Peran Penting Perpustakaan Sekolah dan Pustakawan Sekolah dalam Menunjang Kegiatan Belajar Mengajar dalam Menunjang  Kurikulum Sekolah 2013.
  • Sesi I : Perkembangan Terkini Kepustakawanan Sekolah secara Nasional dan Internasional: Tantangannya di Era Pembelajar Abad 21 oleh Hanna Latuputty (Ketua APISI).
  • Sesi II : Pengenalan, Instalasi, dan Aplikasi Software SliMS oleh Danang Dwijo Kangko.

Seminar ini dapat diikuti oleh seluruh praktisi sekolah diantaranya: pustakawan sekolah, guru, dan kepala sekolah. Peserta dikenakan biaya sebesar Rp. 150.000 per orang untuk satu sesi dan Rp. 250.000 untuk dua sesi. Biaya sudah termasuk makalah, sertifikat, modul dan CD Aplikasi SliMS (untuk sesi II), snack  dan makan siang, serta goody bag. Pembayaran biaya investasi melalui transfer ke  Rekening: Bank Mandiri KCP No. 128-000-5388-977 Ruko Sentra Menteng, Bintaro.

Brosur bisa diunduh di http://apisi.org/wp-content/uploads/2014/03/Brosur-Seminar.pdf. Formulir bisa diunduh di http://apisi.org/wp-content/uploads/2014/03/Formulir-Pendaftaran.pdf.

Untuk informasi dan pendaftaran dapat menghubungi Ahmad Sofyan (081317805827) / ahmadsofyan.i2s@gmail.com atau Afiyon Kristiyan (085728166618) / pioncoac@yahoo.co.id.

Kursus Pelatihan Instruktur Literasi Informasi

Para kolega pustakawan,

Untuk meningkatkan profesionalisme pustakawan akademis, terutama menjawab tantangan berbagai institusiak ademis agar para pustakawan akademis dapat membangun program pengajaran Literasi Informasi serta mengembangkannya di institusimasing-masing, maka The Johannes Oentoro Library, UPH bekerjasama dengan Departemen Ilmu Informasi dan Perpustakaan UNPAD menyelenggarakan Kursus Pelatihan Instruktur Literasi Informasi.

Kursus ini terdiri dari 3 Paket, yaitu paket A-C, yang keseluruhannya terdiri dari 67 jam atau setara dengan 5 kredit sks perkuliahan atau 2 mata kuliah(3 dan 2 sks).  Isi paket A-C tersebut, meliputi materi: Paket A berisi Dasar-dasar Literasi Informasi(10 sesi, 17 jam), Paket B yang berisi Kurikulum dan pengajaran Literasi Informasi(10 sesi, 20,5 jam) dan Paket C yang berisi E-Learning dan Media Pembelajaran (12 sesi, 30,5 jam). Untuk setiap paket yang diselesaikan akan diadakan ujian teori dan atau ujian praktek, yang hasil nilainya akan dicantumkan dalam sertifikat.

Setelah peserta mengikuti paket A-C dan lulus ujian, maka peserta akan mendapatkan sertifikasi yang di sahkan oleh Departemen Ilmu Informasi dan Perpustakaan UNPAD yang menyatakan bahwa peserta tersebut eligible sebagai instruktur literasi informasi bagi pengguna di institusi masing-masing. Nilai kursus ini juga dapat dikonversi menjadi nilai sks perkuliahan bagi mahasiswa JIP UNPAD yang belum mengambil mata kuliah literasi informasi.

Dengan demikian, kami ingin mengundang anda untuk mengikuti kursus yang sangat bermanfaat ini yang akan diadakan pada hari Selasa-Kamis, 4-6 Desember 2012, bertempat di kampus Universitas Pelita Harapan Karawaci.

Keterangan lain yang lebih lengkap dapat disimak dalam brosur acara, dan panduan peserta yang dapat diunduh dari website perpustakaan UPH. Kami berharap anda akan mendapatkan manfaat yang berharga dari kursus ini. Terimakasih, selamat berkarya bagi Indonesia.

Untuk informasi dan pendaftaran silahkan hubungi: 021-5460901, dengan Tina, ext.1370, Barto ext. 1372, atau Linda ext. 1371.

Unduh Brosur Kursus Pelatihan Instruktur Literasi Informasi

Informasi lengkap:

http://library.uph.edu/Home/AllRecentNews/KursusPelatihanInstrukturLI.aspx

PETISI

Hentikan Tradisi Kebijakan

Penempatan Pegawai Bermasalah di Perpustakaan

Untuk kedua kalinya, citra perpustakaan sekolah diperburuk oleh kebijakan penempatan guru bermasalah di perpustakaan sekolah. Kasus terbaru di SMPN 26 Purworejo seperti yang diberitakan oleh Harian Suara Merdeka, 18 Maret 2012 dengan judul “Guru Pemukul Siswa Dibebastugaskan Mengajar”. Dalam berita tersebut Kepala Dinas P dan K Kabupaten Purworejo, menyatakan bahwa guru berinisial Ar yang melakukan penganiayaan terhadap siswa SMPN 26 Purworejo untuk sementara dibebastugaskan dari mengajar dan untuk sementara menjadi petugas perpustakaan. Tahun 2009, kasus yang sama terjadi di SMP Negeri 79 Jakarta, seperti yang dimuat di Koran Tempo pada tanggal 19 Januari 2009 dengan judul “Guru Penganiaya Siswa Dipindah Tugas”.

Menyikapi kasus-kasus tersebut di atas, kami dari berbagai asosiasi pustakawan, lembaga-lembaga pendidikan Ilmu Perpustakaan & Informasi, lembaga-lembaga Perpustakaan Umum, Perpustakaan Sekolah, Perpustakaan Perguruan Tinggi, dan Perpustakaan Khusus dari berbagai daerah di Indonesia serta pustakawan-pustakawan dari berbagai penjuru Nusantara bersama Asosiasi Pekerja Informasi Sekolah Indonesia (APISI) sebagai lembaga pengembangan kepustakawan sekolah Indonesia menyampaikan keberatan terhadap kebijakan-kebijakan penempatan pegawai bermasalah di perpustakaan karena telah memberi citra buruk bagi perpustakaan sekolah sebagai tempat penghukuman.

Kebijakan-kebijakan penempatan pegawai bermasalah di perpustakaan merupakan bentuk kurang pahamnya para pengambil kebijakan di instansi-instansi yang mengelola bidang pendidikan tentang fungsi perpustakaan sekolah serta standar perpustakaan sekolah sesuai Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No. 25 Tahun 2008. Kasus ini, selain memberi citra buruk terhadap perpustakaan sekolah juga merupakan pelecehan terhadap profesi pustakawan.

Kami dari berbagai asosiasi pustakawan, lembaga-lembaga pendidikan Ilmu Perpustakaan & Informasi, lembaga-lembaga Perpustakaan Umum, Perpustakaan Sekolah, Perpustakaan Perguruan Tinggi, dan Perpustakaan Khusus dari berbagai daerah di Indonesia serta pustakawan-pustakawan dari berbagai penjuru Nusantara bersama APISI berharap di masa mendatang kasus-kasus serupa tidak terjadi lagi di sekolah-sekolah lain serta di semua jenis perpustakaan di Indonesia.

Secara tegas kami menyatakan:

Hentikan tradisi kebijakan penempatan pegawai bermasalah di perpustakaan!

Asosiasi Pekerja Informasi Sekolah Indonesia (APISI)

Alamat Sekretariat APISI

Jl. Dahlia No. 355A Rt 007/15 Serua Ciputat 15414

Telepon: 021- 94326925; 021-818155374; Faks: 021-746 37 522

Email: kotaksurat@apisi.org

Website: http://apisi.org

Solidaritas Pustakawan Tolak Penempatan Pegawai Bermasalah di Perpustakaan

Ahmad Subhan 081 227 1955 77

lempoxe@yahoo.com

http://www.facebook.com/groups/solidaritaspustakawanindonesia

Petisi ini didukung oleh:

  1. AC Sungkana Hadi (Pustakawan Utama Universitas Cendrawasih).
  2. Acep Muslim (Pustakawan AKATIGA Bandung).
  3. Achmad Djunaedi (Pustakawan PUSTAKA, Bogor).
  4. Ade Heri Wibawa (Pustakawan SDN 2 Klampok Banjarnegara).
  5. Adi Prasetyawan (Pustakawan UPN Veteran Jatim).
  6. Aditya Nugraha (Perpustakaan UK Petra Surabaya).
  7. Ahmad Subhan (Pustakawan IRE Yogyakarta).
  8. Ahmadul Fajri (Riau).
  9. Akhmad Syaikhu (Pustakawan PUSTAKA Bogor).
  10. Ali Minanto (Pustakawan PolGov UGM).
  11. Amy Lee (Pustakawan SMAN 3 Metro-Lampung).
  12. Andang Liestyarini (Ujungberung).
  13. Andres  Amrulloh, S.Sos. (Bogor)
  14. Andya Nur Cahyono (Pustakawan Unindra).
  15. Any Fauzianie (Bandung International School).
  16. Arie Nugraha (Dosen IP&I UI).
  17. Arief Budiman (Alumni IP&I UNPAD).
  18. Arif Surachman (Pustakawan FEB UGM).
  19. Aris Maulana (Mahasiswa IP&I UI).
  20. Arman Kurniadi (Jakarta).
  21. Arsidi Ahmad (Pustakawan Sekolah Teladan, Pengurus ATPUSI Yogyakarta).
  22. Asbahul Pajri Taslim (Pustakawan Universitas Dehasen Bengkulu).
  23. Asep Saeful Rohman (Dosen IP&I UNPAD).
  24. Bagus Ramdan (Konsultan Perpustakaan, Bandung).
  25. Bambang Murdianto (Ungaran).
  26. Bambang Setianto (Bojonegoro).
  27. Banu Susanto (Pustakawan UNIMED).
  28. Basya Zia (SDIT Luqman Hakim Yogya, Pengurus ATPUSI Kota Yogya).
  29. Bayu Setya Pambudi, A.Md. (Yogyakarta).
  30. Bondhan Endriawan (Pustakawan Univ. Negeri Trunojoyo Madura).
  31. Christina Retno (Pustakawan, Bekasi).
  32. Christina Tulalessy (Jakarta).
  33. Christine Sadeli (Pustakawan Global Prestasi School, Jakarta).
  34. Daud Saputra (Depok).
  35. Dewi Apriliani (Bandung).
  36. Dewi Puspitasari (Pustakawan UNAIR).
  37. Dhama Gustiar Baskoro (Pustakawan UPH).
  38. Dicky Ermandara (Sumedang).
  39. Didik Witono (Surabaya).
  40. Dimas Rizky Prasetio (Librarian Ruang Depan Gallery S.14).
  41. Dimas Wahyu Nugroho (Pusat Dokumentasi HAM UBAYA).
  42. Dina  Isyanti (Pustakawan, Jakarta).
  43. Dindin Catur Nur Putrianti (INTI College Indonesia).
  44. Djoko Prasetyo (Purwokerto).
  45. Dwi Novita Ernaningsih (Pustakawan UM).
  46. Elfian Sumendap (Perpustakaan STA Tiranus, Bandung).
  47. Elisabeth Sondang (Associate Librarian – JIS).
  48. Endang Ernawati (Library and Knowledge Center Bina Nusantara University).
  49. Endang Fatmawati (Kepala Perpustakaan FEB UNDIP).
  50. Endang Fitriyah (Surabaya).
  51. Endang Gunarti (Surabaya).
  52. Endhar Priyo Utomo (Semarang).
  53. Erizt Putra Kelana (Alumni IP&I UIN Sunan Kalijaga).
  54. Etin Sumiyati (Sekretariat Wakil Presiden RI).
  55. Evalien Suryati (Salatiga).
  56. Fahma Rianti (Pustakawan STEI SEBI Sawangan Depok).
  57. Faishal Hidayatullah (Mahasiswa Ilmu Perpustakaan Universitas Diponegoro).
  58. Firman Edi (ATPUSI Riau).
  59. Francisca Messakh (Sekolah Pelita Harapan Karawaci).
  60. Galuh Paramita Swasti (Pustakawan UDINUS Semarang).
  61. Gamma (Staff Library News TV ONE).
  62. Gerri Mulyawandry (Labschool Kebayoran).
  63. Halima Bustami (Pustakawan UNJ).
  64. Hamid Mahmud Marrancang (Perpustakaan STAIN Parepare).
  65. Hanna Latuputty (Pengurus Asosiasi Pekerja Informasi Sekolah Indonesia – APISI).
  66. Hartanto (Sidoarjo).
  67. Hastun Rifa’i (Wonogiri).
  68. Hendriyanto (Kulonprogo).
  69. Heni Feviasari (Pustakawan STEI Tazkia).
  70. Heri Kurniawan (Pustakawan SMAN 1 Lendah Kulonprogo DIY).
  71. Heriyanto (Pengajar Ilmu Perpustakaan di Semarang).
  72. Herlina (UPT Perpustakaan IAIN Raden Fatah, Palembang).
  73. Hertanto Eko, A.Ma.Pust (Pustakawan SD di Kab. Tegal).
  74. Hijrah Fitriani (Pustakawan RSUP Fatmawati Jakarta).
  75. Hilda Putong (Librarian, Head of Research Center Ssttintim Makassar).
  76. I Gede Edy Purwaka (Staf Unit Capacity Development, Yayasan SATUNAMA Yogyakarta).
  77. Ika Wulandari (Bandung).
  78. Ikatan Alumni Ilmu Perpustakaan dan Informasi Sunan Kalijaga Yogyakarta.
  79. Ikatan Sarjana Ilmu Perpustakaan dan Informasi Indonesia (ISIPII).
  80. Imam Budi P (Binus Business School Librarian).
  81. Imelda Nuralam Pakpahan (Pustakawan di Kementerian Kelautan dan Perikanan)
  82. Imron Rosyadi (Pustakawan IAIN Walisongo Semarang).
  83. Information Resource Center (IRC) Jakarta.
  84. Irma Elvina (Perpustakaan IPB).
  85. Irman Siswadi (Pustakawan UI).
  86. Ishak Juarsa (Perpustakaan Sumatera Selatan).
  87. Iskandar Said (Pustakawan Unhas Makassar).
  88. Ismawati Setyaningsih (Pustakawan, Bekasi).
  89. Iwan Prasetyo (Jakarta).
  90. Iwan Tero (Badan Perpustakaan Arsip dan Dokumentasi Provinsi Sumatera Utara).
  91. Jajang Burhanudin (Pustakawan UIN Sunan Gunung Djati Bandung).
  92. Jazimatul Husna Arba’i (Pustakawan FTM TL UPN ” V” Yogyakarta ).
  93. Joko Bangun Nugroho (Pustakawan SDN Kabuaran, Prb, Kbm).
  94. Jumadi (Grobogan-Purwodadi).
  95. Jurusan Ilmu Informasi & Perpustakaan Fikom UNPAD.
  96. Kalarensi Naibaho (Pustakawan UI).
  97. Kemala Widya Paramita (Jakarta).
  98. Klub Perpustakaan Indonesia (KPI).
  99. Kurnia Utami (Perpustakaan UMS).
  100. Latifah Wahyuni (Pustakawan SMPN 7 Magelang).
  101. Leilla Claudya (Surabaya).
  102. Lenny Florida Sitanggang (Pustakawan Sekolah Medan).
  103. Lenti Sitorus (Pustakawan Khusus – Jakarta).
  104. Lesdi suryadi said,S.IP, (Pustakawan SMAN 9 Kota Tangerang Selatan).
  105. Lilies Fardhiyah (Bogor).
  106. Lis Setyowati (FT UNDIP).
  107. Lukman Budiman (Bogor).
  108. Lulu Lucyana (Jakarta).
  109. Luthfianti Makarim (Pustakawan, Jakarta).
  110. M. Harfano A (Pustakawan SMP/SMA Sutomo 1, Medan).
  111. Mamok Suparmo Paulus (Yogyakarta).
  112. Mariyah (Pustakawan UI).
  113. Maryani Septiana (Pustakawan Poltek Batam).
  114. Maryulisman (Pustakawan UIN Jakarta).
  115. Mat Sjafii (Pustakawan Unair).
  116. Melkion Donald (Pustakawan Baperpusip Prov. Jatim).
  117. Minanuddin (Forum Perpustakaan Khusus).
  118. Misbah Munir (Banjarmasin).
  119. Mochamad Ariyo Faridh Zidni (Pustakawan Konsultan/Independen/ Jakarta-Bogor).
  120. Moh Rif’an SIP (Pustakawan MAN 2 Madiun).
  121. Mohamad Aries (Depok).
  122. Mohammad Luthfil Hakim (Pustakawan Fak. Saintek UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta).
  123. Muhammad Sholihin (Universitas Sebelas Maret).
  124. Muhammad Tawwaf, S.IP.M.Si (Pustakawan UIN Suska Riau & Ketua PD IPI Riau).
  125. Mujaini (Pustakawan Inspektorat Jenderal Kemenkeu).
  126. Munawaroh (Perpustakaan STIE Perbanas Surabaya).
  127. Murad Maulana (Pustakawan Bapusda Kab. Indramayu).
  128. Muraro Bidami (Mahasiswa IP&I IAIN Raden Fatah Palembang).
  129. Murtini Pendit (Pustakawan Senior).
  130. Mustika Wati (Jakarta).
  131. Musyawarah Kerja Pengelola Perpustakaan Sekolah (MKPPS) Kota Metro-Lampung.
  132. Mutri Batul Aini ( Pustakawan Ditjen Penataan Ruang Kementerian Pekerjaan Umum, Jakarta).
  133. Nasirullah Sitam (Alumni IP&I UIN Sunan Kalijaga).
  134. Neni Trisnawati (Bogor).
  135. Nina Purwani Istiana (Pustakawan UGM).
  136. Nurma Baity Abidin, S.Hum (Perpustakaan SMKN 1 Tengaran, Kab.Semarang).
  137. Nurul Hayati (JIP UIN Jakarta).
  138. Ola Triana (Mahasiswa Ilmu Informasi & Perpustakaan Fikom Unpad).
  139. Perpustakaan American Corners Indonesia.
  140. Perpustakaan Antropologi Padjadjaran.
  141. Perpustakaan Dbuku (Surabaya).
  142. Perpustakaan UNIKOM (Bandung).
  143. Prafita Imadianti (Mahasiswa Magister Ilmu Perpustakaan Universitas Indonesia).
  144. Prakoso Bambang (Surabaya).
  145. Prita Hw (Alumni IIP Unair, Founder Jaringan Insan Baca, Penulis).
  146. Puti Asmarani (Mahasiswa Ilmu Perpustakaan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta).
  147. Quraisy Mathar (Dosen Ilmu Perpustakaan UIN Alauddin Makassar).
  148. Rahmad Adhi Tama (Depok).
  149. Rahmat Saputra (Depok).
  150. Ratna Kriswijayanti (Perpusda Kab. Jepara).
  151. Reni Siti Zachrani (Pustakawan Balitnak, Bogor).
  152. Resty Jayanti Fakhlina (Dosen Perpustakaan, Arsip, dan Dokumentasi IAIN Imam Bonjol Padang).
  153. Retno Vian Rosika (Pustakawan SMP 8, Kota Batu).
  154. Riana Mardina (Pustakawan UKRIDA).
  155. Rika Mustikawati, S.Sos (Sukabumi).
  156. Rini Yastuti (Semarang).
  157. Rosita T (Perpustakaan HITS Tangerang).
  158. Rotmianto Mohamad (Pemkab Magetan).
  159. Salmubi (Perpustakaan B.J. Habibe Politeknik Negeri Ujung Pandang, Makassar).
  160. Samuel Tri Santoso (Pustakawan SMA WARGA Surakarta).
  161. Sasadara Manjer Kawuryan (Kantor Perpustakaan Daerah Kabupaten Semarang).
  162. Sekar Dinihari K. Wardhana (Ichthus School Jakarta South).
  163. Shanti Maulani (Mahasiswa II&P Fikom Unpad).
  164. Siti Nurningsih (Jakarta).
  165. Sri Ati Suwanto (Ketua Jurusan Ilmu Perpustakaan UNDIP).
  166. Sri Sulastri Prabowo (Bogor).
  167. Sri Wulan (Pustakawan Biologi LIPI).
  168. Sugeng Wahyu Ariyadi (Pustakawan Baperpusip Prov. Jatim).
  169. Sulistiorini (Pustakawan Unair).
  170. Sulistyo Basuki (Profesor Ilmu Perpustakaan & Informasi).
  171. Supriyadi (Pustakawan STKIP MPL LAMPUNG).
  172. Sushanty Chandradewi (Librarian The Japan Foundation, Jakarta).
  173. Suzanna Katharina Mamahit (Universitas Ciputra Library).
  174. Tan Kayen (Kedungwuni).
  175. Tatang Pamungkas (Surabaya).
  176. Taufik Hidayah (Pustakawan SMP Negeri 2 Maos,Cilacap).
  177. Tri Hardiningtyas (Pustakawan UNS).
  178. Trini Haryanti (Yayasan Pengembangan Perpustakaan Indonesia).
  179. Umi Proboyekti (FPPTI DIY).
  180. Verina Maria Oktaviane (Pustakawan Majalah SWA).
  181. Vivit Wardah Rufaidah (PUSTAKA BOGOR).
  182. Wahid Nashihuddin (PDII LIPI).
  183. Wasli Andril Fajar (Mahasiswa Ilmu Perpustakaan UNAIR).
  184. Wawan Darmawan (Mahasiswa Ilmu Informasi & Perpustakaan UNPAD).
  185. Welmin Suharto (Pustakawan Universitas Brawijaya).
  186. Wibowo Purnomohadi (Pendiri Grup Republik Pustakawan).
  187. Wiji Lestari (Mahasiswi D3 Perpustakaan UNS).
  188. Winda Hanifa (Mahasiswa IP&I).
  189. Wuri Indri Pramesti (Sumedang).
  190. Yanti Kustanti, A.Md., S.Sos. (Pustakawan SMA Negeri 3 Sidoarjo – Jawa Timur).
  191. Yanto Dhiya’uddin (Mahasiswa S2 IP&I UIN Sunan Kalijaga).
  192. Yayasan Pengembangan Perpustakaan Indonesia (YPPI).
  193. Yoseva Silaen (Pustakawan Khusus).
  194. Yournetty (Pustakawan Perpustakaan Umum LIA).
  195. Yuli Asmini (Pustakawan dan Educator Komnas HAM Indonesia).
  196. Yulianti Fajar Wulandari (Pustakawan Kementerian Kehutanan RI).
  197. Yulianti Sodikin (Pustakawan Fikom Unpad).
  198. Yusri Fahmi (Pustakawan STAIN Padangsidimpuan Sumatera Utara).
  199. Yustin Ningsih (Jombang).
  200. Zulianto Adi (Pustakawan Sekolah Alam Cikeas).

Surat Protes Atas Kebijakan yang Memberi Citra Buruk Perpustakaan Sekolah

Tanggapan APISI Terhadap Berita “Guru Pemukul Siswa Dibebastugaskan Mengajar” di Harian Suara Merdeka, 18 Maret 2012.


Untuk kedua kalinya, citra perpustakaan sekolah diperburuk oleh kebijakan atas penempatan guru bermasalah di sekolah. Kali ini, datang dari SMPN 26 Purworejo seperti yang diberitakan oleh Harian Suara Merdeka, 18 Maret 2012 dengan judul “Guru Pemukul Siswa Dibebastugaskan Mengajar”. Dalam berita tersebut Kepala Dinas P dan K Kabupaten Purworejo, Drs Bambang Aryawan MM, menyatakan bahwa guru Bahasa Jawa berinisial Ar yang melakukan penganiayaan terhadap siswa SMPN 26 Purworejo, untuk sementara dibebastugaskan dari mengajar dulu dan untuk sementara menjadi petugas perpustakaan. Tahun 2009, kasus yang sama terjadi di SMP Negeri 79 Jakarta, seperti yang dimuat di Koran Tempo pada tanggal 19 Januari 2009 dengan judul “Guru Penganiaya Siswa Dipindah Tugas”.

Asosiasi Pekerja Informasi Sekolah Indonesia (APISI) sebagai lembaga pengembangan kepustakawan sekolah Indonesia menyampaikan keberatannya terhadap kebijakan dari Dinas P dan K Kabupaten Purworejo terhadap guru pelaku penganiayaan siswa di SMPN 26 Purworejo, dengan memindahtugaskan guru bermasalah, dalam hal ini Ar (pelaku penganiayaan), menjadi tenaga perpustakaan.

Penempatan ini bertentangan dengan pasal 23 Undang Undang Republik Indonesia Nomor 43 Tahun 2007 tentang Perpustakaan yang menyebutkan bahwa : ”Setiap sekolah/madrasah menyelenggarakan perpustakaan yang memenuhi standar nasional perpustakaan dengan memperhatikan Standar Nasional Pendidikan”. APISI hendak meluruskan pernyataan Bapak Drs Bambang Aryawan MM, Kepala Dinas P dan K Kabupaten Purworejo, yang menyatakan, “Dia memukul kan saat bertemu siswa. Sementara ini kita alihkan tugasnya ke perpustakaan agar bisa introspeksi diri”. Pernyataan ini memberi citra buruk bagi perpustakaan sekolah yaitu sebagai tempat penghukuman. Perlu diketahui bahwa Tenaga Perpustakaan Sekolah juga memiliki kompetensi-kompetensi tertentu, yang bukan saja kompetensi teknis melainkan juga kompetensi sosial. Hal ini telah tercantum dalam Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No. 25 Tahun 2008 tentang Standar Tenaga Perpustakaan Sekolah/Madrasah.

Melalui surat ini pula, APISI hendak memberitahukan kepada seluruh masyarakat bahwa fungsi perpustakaan sekolah bukanlah sekedar tempat menyimpan buku, apalagi tempat pemberian hukuman. Perpustakaan sekolah mempunyai fungsi dinamis menyangkut ketersediaan dan pengelolaan sumber informasi di sekolah dalam upaya menciptakan pembelajar seumur hidup yang mandiri dan beretika. Sekolah sebagai tempat mencari ilmu, selayaknya memiliki sumber-sumber informasi, yang memadai, yang dapat memfasilitasi kebutuhan siswanya dalam proses belajar mengajar. Oleh sebab sedemikan bergantungnya sekolah terhadap perpustakaan, maka perpustakaan sekolah harus dikelola oleh tenaga yang memiliki kompetensi di bidang pengelolaan perpustakaan dan informasi ini. Sekolah sebaiknya merujuk Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No. 25 Tahun 2008 tentang Standar Tenaga Perpustakaan Sekolah/Madrasah dalam menugaskan tenaga pengelola perpustakaannya.

Kasus pemindahtugasan guru bermasalah menjadi petugas perpustakaan sekolah di SMPN 26 Purworejo merupakan bentuk kurang pahamnya Dinas Pedidikan dan Kebudayaan Purworejo tentang fungsi perpustakaan sekolah serta standar perpustakaan sekolah sesuai Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No. 25 Tahun 2008. Kasus ini, selain memberi citra buruk terhadap perpustakaan sekolah juga merupakan pelecehan terhadap profesi pustakawan sekolah. APISI berharap kasus serupa tidak terjadi lagi di sekolah-sekolah lain di Indonesia ke depannya.

Seminar Pemberdayaan Perpustakaan Sekolah untuk Menciptakan Pembelajar Seumur Hidup

UNDANGAN PROPOSAL – WAKTU DAN PETA LOKASI – PROFIL PEMBICARA – SUSUNAN ACARAPENDAFTARANAKOMODASI -TRANSPORTASIFORMULIR

———

Dalam rangka perayaan hari ulang tahun APISI ke-5, bersamaan dengan pelaksanaan Bulan Perpustakaan Sekolah Internasional, APISI akan menyelenggarakan Seminar dengan tema: Pemberdayaan Perpustakaan Sekolah untuk Menciptakan Pembelajar Seumur Hidup, yang rencananya akan diselenggarakan pada:

Hari/ Tanggal             : Rabu dan Kamis, 2 dan 3 November 2011

Tempat:  Tempat         : Aula  Rumah Khalwat Tegal Jaya

Jl. Kubu Gunung No. 888, Tegaljaya, Dalung,

Kuta Utara Badung, Bali Kode Pos 80361

Biaya                          : Rp    800.000,- (Pendaftaran)

Rp 1.000.000,- (Pendaftaran dan Akomodasi) Read the rest of this entry »

Translator
    Translate to:

Agenda Pustakawan
April  2014
Mon Tue Wed Thu Fri Sat Sun
   
  1 2 3 4 5 6
7 8 9 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30  
WPEC is proudly sponsored by
True Media Concepts