Profile Trainer

Hanna Chaterina George, SS. M.I. Kom.

Hanna Chaterina George, S.S., M..I.Kom, lebih dikenal dengan Hanna Latuputty. Pernah bekerja sebagai pustakawan sekolah selama 20 tahun di sebuah sekolah internasional. Dalam kurun waktu itu, jabatan yang bernah diembannya adalah Library Assistant, Assistant Librarian, Senior Librarian hingga Library Manager, posisi terakhir sebelum resign dan mengawali kariernya sebagai Konsultan di APISI di tahun 2014. Menduduki jabatan Ketua APISI sejak 2006 hingga kini. Hanna juga pernah aktif dalam komunitas pustakawan sekolah International Baccalaureate dan juga aktif di IASL sejak 2002. Saat ini menjabat Direktur Regional untuk Asia. Hanna menaruh minat dan fokus utamanya pada literasi dan literasi informasi. Ia sering menjadi narasumber pada seminar nasional maupun internasional ataupun pelatihan tentang literasi informasi. Tesisnya menghasilkan model literasi informasi untuk sekolah berkurikulum nasional, yang sebelumnya diyakini sulit untuk menerapkan literasi informasi. Tulisan-tulisannya tentang dunia kepustakawanan sekolah dan hobi jalan jalannya: http://halatuputty.blogspot.com dan http://jalandanmakanyuk.blogspot.com/. Komentar tentang buku-buku yang dibacanya dapat dilihat di http://rakbukukathy.blogspot.com/

email                                 : hanna@apisi.org

Wiwiet Mardiati, MIM

Wiwiet Mardiati adalah dosen Program Pendidikan Vokasi Universitas Indonesia. Fokus penelitian dan pengabdian masyarakatnya adalah Self-Learning Education, Program Literasi Keluarga, dan yang erat berhubungan dengan anak-anak dan bacaan. Oleh karena, Wiwiet sangat berminat pengembangan Perpustakaan Keluarga, Perpustakaan Umum, dan Perpustakaan Sekolah. Saat ini diluar pekerjaannya, Wiwiet juga aktif sebagai founder komunitas keluarga homeschooling bernama “Klub Oase” di daerah Cipinang, Jakarta Timur.

Materi Kelas Pendek ini, peserta akan belajar Literatur Anak. Bacaan Anak yang berkualitas mempunyai peranan penting dalam mempantu pengembangan anak (child development) dan membangun karakter anak-anak. Fungsinya bukan hanya membangun minat baca, tapi bahkan bisa meningkatkan hubungan antara anak dengan orang-orang terdekat dalam hidupnya seperti pustakawan, guru, dan orangtua. Bacaan Anak juga dapat menjadi salah satu “daya tarik” yang kuat untuk meramaikan perpustakaan sekolah dan perpustakaan umum.

email                                 : wmardiati@gmail.com

Paramita Atmodiwirjo, MArch PhD

Paramita Atmodiwirjo adalah staf pengajar tetap di Departemen Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Indonesia. Menempuh pendidikan S1 di Universitas Indonesia, serta S2 dan S3 di University of Sheffield, Inggris. Sejak tahun 2008 aktif mengembangkan program revitalisasi ruang perpustakaan di sekolah-sekolah di Jakarta dan sekitarnya, serta memperkenalkan pendekatan pengembangan perpustakaan yang melibatkan partisipasi komunitas sekolah, mulai dari tahap desain ruang hingga implementasinya untuk menciptakan perpustakaan sekolah yang menyenangkan. Menulis buku ‘Pedoman Tata Ruang Perpustakaan Sekolah’ dan ‘Pedoman Tata Ruang dan Perabot Perpustakaan Umum’ yang diterbitkan oleh Perpustakaan Nasional RI. Menjadi Tim Ahli Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) untuk pengembangan, evaluasi dan penyempurnaan standar sarana dan prasarana pendidikan. Saat ini juga aktif berperan sebagai Secretary pada International Associaton For Lifewide Learning (IAFLL) yang mewadahi upaya pengembangan lifewide learning pada berbagai jenjang pendidikan

Mata pelajaran Tata Letak dan Display Perpustakaan bertujuan untuk memberikan wawasan kepada peserta mengenai prinsip-prinsip dalam penataan ruang dan perencanaan display perpustakaan yang dapat memenuhi kebutuhan pengguna dan mendukung literasi. Mata pelajaran ini juga mencakup praktik singkat dalam mengembangkan gagasan desain tata letak dan display perpustakaan sekolah yang selanjutnya dapat diterapkan di perpustakaan masing-masing.

email                                : paramita@eng.ui.ac.id

Hasbullah Bin Idris

I was graduated in the field of Library and Information Management (Bachelor of Science in Information Studies (Hons.) from MARA University of Technology, Malaysia. I am currently pursuing my MLIS ( Master in Library and Information Science) at the Faculty of Computer Science and Information Technology, University of Malaya ,Malaysia

Cataloguing and classification are the process of giving an access point to every bibliographic record in the library. As far as the school library is concern, the knowledge of cataloguing and classification will enable the teacher librarian to organize the collection of information materials as to be accessible by the patron. The course will cover the use of AACR2R as the manuals to catalogue the information materials whereas the DDC (Dewey Decimal Classification) will be use as the classification scheme for the information materials in the school library

email                                : harryhaszreen78@gmail.com

Muhammad Rasyid Ridho, S. Sos.

A capable librarian who is literate, numerate and able to   work under pressure in a busy library environment. A good team player who is committed to supporting qualified librarians and to delivering high quality customer care to library users. Capable of fulfilling all daily administrative duties and also specialist tasks like installing, maintaining, updating Linux server and library automation software such as SLiMS, Openbiblio, Otomigen-X, GDL

Kelas workshop otomasi perpustakaan menggunakan software SLiMS (Senayan Library Management Systems) diperuntukkan bagi sekolah yang belum menggunakan sistem otomasi / komputerasi perpustakaan dalam pengelolaan administrasi di perpustakaan.

Email                                 : rasyidridho@gmail.com

Ratna Setyowati Putri, M. Pd.

Ratna Setyowati Putri memperoleh gelar Sarjana Pendidikan Bahasa Inggris dari Universitas Sanata Dharma, Yogyakarta. Gelar masternya diperoleh dari Universitas Pelita Harapan, Jakarta.  Saat ini Ratna berkarya di Sekolah Pelita Harapan Lippo Cikarang sebagai koordinator kurikulum TK dan SD. Di samping kesibukannya di sekolah, sebagai International Baccalaureate Asia Pacific workshop leader, Ratna kerap memberikan pelatihan untuk guru di Indonesia, India, Tiongkok dan area Asia Pacific lainnya. Beberapa buku teks pelajaran Bahasa Inggris karyanya sudah diterbitkan oleh Penerbit Esis, salah satu imprint dari Penerbit Erlangga.

Dalam Kelas Pendek APISI ke-2 tahun 2016 Semester I ini peserta akan belajar dasar-dasar informasi literasi: definisi literasi informasi, hubungan antara literasi informasi dan teknologi informasi, bagaimana literasi informasi mendukung proses pembelajaran, standar literasi informasi dan penilaian untuk peserta didik, serta panduan praktis bagaimana pustakaan/pekerja literasi bekerja sama dengan guru kelas dan mengajarkan literasi informasi di Sekolah Dasar

Email                                 : ratnasetyowatiputri@sphlc.sch.id

Mochamad Ariyo Faridh Zidni, S. Hum.

Direktur dari Festifal Dongeng Indonesia, Ariyo Zidni, yang juga dikenal dengan nama ”Kak Aio”, adalah pelatih mendongeng, penulis cerita, pendongeng dan dosen yang mengajar mata kuliah penuturan cerita di Universitas Indonesia. Kak Aio juga dosen tamu di beberapa universitas dengan subjek yang berkaitan dengan dongeng.

Tertarik karena aspek pendidikan dan psikologi dari dongeng, Ariyo Zidni mulai mendongeng sejak 1999.

Telah berpartisipasi dalam penyembuhan trauma melalu, dongeng untuk anak korban bencana di Jakarta, Aceh, Bantul, Pangandaran, Yogyakarta, Sumatera Utara dan kegiatan dongeng lain di acara Sekolah, Perpustakaan, dan Perusahaan. Selama bertahun-tahun, Kak Aio telah berpartisipasi pada festival dongeng internasional sebagai pendongeng dan narasumber pelatihan dongeng di Singapura, India, Malaysia, dan banyak lainnya.

Kak Aio juga aktif menginisiasi pembentukan Komunitas Reading Bugs Indonesia (co-founder) dan Komunitas Dongeng Indonesia. Berlatar belakang dunia literasi, kepustakawanan dan pendidikan anak serta tidak lupa juga kapasitasnya sebagai soft-skill trainer, dongeng Kak Aio tentunya tidak biasa namun special.

Bercerita adalah sebuah kegiatan naratif yang menggunakan kemampuan komunikasi yang baik dalam menyampaikan cerita, untuk penyampaian nilai dan tujuan lainnya. Termasuk promosi bacaan anak dan merangsang keinginan anak untuk membaca. Pada dasarnya, setiap orang memiliki kemampuan untuk bercerita, namun jika dihadapkan dengan bercerita secara khusus untuk jumlah pendengar khusus dan dengan jenis cerita dan tujuan khusus akan ada tantangan yang terkadang membuatnya berubah menjadi hambatan. Penyederhanaan dan pemahaman mengenai hal tersebut juga dibutuhkan agar dongeng akan mau dan mampu dilakukan.

email                                 : ariyoariyo@yahoo.com

Ananta Widjaja

 

Ananta Wijaya, lahir di Jakarta 1970 menamatkan S1 nya pada tahun 1994 di Teknik Penerbangan ITB, Bandung dan mendapatkan gelar Master of Science Tech in Aviation Management pada tahun 2000 di University of New South Wales Australia. Menghabiskan kariernya di dunia penerbangan sebagai engineer selama lebih dari 15 tahun di Indonesia dan Kuwait.

Dalam dunia kepustakawanan,

Ananta pernah mengelola electronic library di tempatnya berkarir. Ketertarikan di dunia baca ini membuat ia dan teman-temannya mendirikan Taman Bacaan Gratis “Planet Baca”,  yang lokasinya tersebar di utara Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang. Saat ini telah berdiri 9 Planet Baca, dan diharapakan akan terus berdiri sebanyak-banyaknya. Selain itu ia aktif mempromosikan gerakan DIY (Do It Yourself). Dari sini pernah lahir software untuk perawatan pesawat buatannya sendiri yang pernah dipasarkan hingga ke luar negeri. Sekarang dia mulai menggeluti dunia produksi mainan yang bermimpi memiliki industri mainan buatan negeri sendiri.

Ananta baru saja menyelesaikan tugasnya sebagai Direktur Tehnik Sriwijaya yang diembannya selama 5 tahun, dan kini menjabat sebagai Technical Advisor untuk Sriwijaya Group. “no more katro just hero” kalimat perpisahannya dengan staff dari divisi yang ditinggalkannya. Harapannya, mereka selalu belajar memperbaiki diri, meninggalkan kekatroannya dan sebaliknya menjadi “hero” atau teladan bagi rekan-rekannya. Adalah keputusan yang tepat jika proses ‘katro’ ke ‘hero’, pemanfaatan informasi dengan bijak menjadi landasan utama menjadi pribadi yang terus belajar dan cerdas dalam melakukan tugas tanggung jawab di dunia kerja.

Email                                : anantaw@yahoo.com

Dra. M.I. Eko Wiyanti, M. Si.

Eko telah bekerja di perpustakaan sekolah Santa Laurensia Serpong melayani siswa dari mulai TK hingga SMU. Bekerja di perpustakaan sekolah membawa keasyikan tersendiri karena melakukan begitu banyak kegiatan yang dikerjakan.

Dalam sesi ini peserta akan belajar Klasifikasi, Katalogisasi dan Shelving : materi ini adalah materi yang sangat spesifik perpustakaan dengan mengetahui apa itu klasifikasi, katalogisasi dan Shelving akan mengantarkan para tenaga perpustakaan untuk dapat mengatur/mengelola koleksi perpustakaan menjadi taat azas.

Strategi Pengembangan Koleksi memberi pengetahuan bagaimana merencanakan, memperoleh dan mengelola koleksi perpustakaan.

 

email                     : ekowiyanti@yahoo.com

Francisca Messakh

Francisca Messakh, akrab dipanggil Cisca atau mbak Cis, memulai karirnya pada tahun 1971 sebagai pustakawan di Lembaga Research Kebudayaan Nasional (LRKN-LIPI), selepas kuliah di JIP – FSUI. Kemudian Cisca menimba pengalaman sebagai pustakawan diberbagai perpustakaan khusus, berturut-turut di Lembaga Indonesia Amerika, Kantor Akuntan Internasional SGV yang berbasis di Manila dan Majalah Femina. Pada 1994 seiring munculnya berbagai macam sekolah bertaraf nasional maupun internasional, Cisca memutuskan untuk menekuni karir dibidang perpustakaan sekolah. Perjalanan karir sebagai kepala perpustakaan diberbagai sekolah banyak diwarnai tugas ‘membuat perpustakaan sekolah yang baru’, baik dari tingkat TK sampai SMA, karena banyak sekolah baru yang tidak punya perpustakaan. Sebagian besar tugas sebagai koordinator harus ditangani sendiri, mulai dari merancang ruang perpustakaan, ruang baca, menata rak buku, berkoordinasi dengan guru kelas maupun kepala sekolah dan manajemen sekolah dalam merencanakan koleksi buku-buku wajib maupun buku pelengkap, menyusun anggaran tahunan disamping itu juga menyelenggarakan pelatihan bagi tim pustakawan yang direkrut. Penugasan seperti inilah yang memperkaya pengalaman Cisca dibidang perencanaan, pengorganisasian, pengelolaan dan pelatihan di perpustakaan sekolah, termasuk mempersiapkan peraturan dan pelatihan untuk menyelenggarakan layanan perpustakaan sekolah berbasis ISO. Untuk meningkatkan profesionalitas, Cisca juga mengikuti berbagai pelatihan seperti Hands on Literacy (HoL), PYP, IBO, ISO for School Library baik didalam maupun diluar negeri. Sejak 2013 juga aktif di IASL sebagai member serta Pengurus APISI di tahun 2014.

email                                 : franciscamessakh@apisi.org

Afiyon Kristiyan, SE.

Afiyon Kristiyan yang biasa di panggil dengan nama Ian, lahir pada 14 April 1983 di Karanganyar, Surakarta. Membaca buku dan olah raga adalah gaya hidupnya sehari-hari. Pendidikan terakhir adalah Sarjana Ekonomi jurusan Manajemen SDM. Bekerja sebagai pustakawan sekolah sejak tahun 2006 sampai sekarang. Pernah menjabat sebagai tenaga teknis perpustakaan sekolah hingga bagian kataloging di sekolah Permai. Jabatan yang di emban sekarang adalah sebagai Kepala Seksi Perpustakaan unit KB-TK-SD-SMP-SMA di Sekolah Terpadu Pahoa. Prestasi yang pernah diraih antara lain; Juara satu perpustakaan SD tingkat propinsi Banten tahun 2012. Mulai bergabung dalam organisasi kepustakawanan (APISI) sejak Januari 2011, dan sekarang menjabat sebagai Koordinator Program APISI. Selain itu juga menjadi narasumber di kegiatan seminar kepustakawanan APISI. Mengajarkan membaca dan menulis kreatif selalu jadi program unggulan yang di tekankan pada siswa di sekolahnya. Creative Librarian menjadi landasannya mengembangkan dunia perpustakaan.

email                                 : afiyon@apisi.org

Achmad Sofyan

Achmad Sofyan, S. Fil. I., lahir di Jakarta 27 Juli 1974 biasa dipanggil IPAY. Mulai bekerja di Perpustakaan Umum Islam Iman Jama di Lebak Bulus Jakarta Selatan selama 15 tahun. Kemudian, pada tahun 2008-2012 bekerja di Perpustakaan SMAN 47 Jakarta pada pagi hari dan sorenya di Perpustakaan Umum Islam Iman Jama.

Ipay berkesempatan yang untuk meningkatkan mutu layanan perpustakaan SMAN 47 Jakarta yang adalah almamaternya. Selama 4 tahun pembenahan demi pembenahan untuk meningkatkan mutu layanan perpustakaan SMAN 47 Jakarta di lakukan dan meski dengan sedikit pemahamannya tentang perpustakaan sekolah. Hasilnya, Perpustakaan SMAN 47 Jakarta menjadi tempat yang nyaman untuk dikunjungi dan sistem informasi manajemennya sudah berbasis teknik informasi bahkan dapat di akses melalui www.perpustakaan47.sch.id.

Di tahun 2011, Ipay dipercaya menjadi Ketua Wilayah Jakarta Selatan Musyawarah Pengelola Perpustakaan Sekolah (MPPS) DKI Jakarta. Ipay percaya bahwa bekerja tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan hidup saja, tetapi yang paling substansi adalah mengobjektivasi diri. Sejak April 2014 hingga sekarang fokusnya tentang dunia perpustakaan sekolah disalurkan melalui APISI – penuh seluruh. Harapannya adalah semoga melalui APISI, dunia perpustakaan sekolah di Indonesia terintergasi dengan sistem pembelajaran. Disadari bahwa perjuangan ini sangat berat, tapi karena APISI, optimisme itu bangkit. Tulisan-tulisan spontan tentang IPAY dapat di lihat di: www.ahmatessofyanos.blogspot.com

email                                 : sofyan@apisi.org